Doa Novena Hati Kudus Yesus

Doa Novena Hati Kudus Yesus

littlerock-jams.com – Doa Novena merupakan salah satu cara berdoa yang ada dalam agama Katolik. Pelaksanaannya selama 9 hari berturut-turut atau selama 9 jam selama jangka waktu tertentu dengan mendaraskan doa sesuai teks sekaligus memikirkan eksistensinya.

Walaupun tidak ada aturan bakunya, jika aturan doanya yang akan kami sampaikan ini mampu diterapkan secara benar, maka bisa menjadi salah satu cara memperkaya kehidupan spiritual. Nah, apa saja aturan-aturannya yang bisa dijadikan acuan atau petunjuk?

Petunjuk Doa Novena Roh Kudus

Ada dua petunjuk yang kami sampaikan. Pertama, persiapkan diri. Kedua, mendaraskan doanya. Untuk lebih jelas, simak petunjuk doanya berikut ini. 

 

  • Persiapkan Diri Sebelum Memulai Berdoa

 

  • Anda harus tahu arti dari bacaan doanya. Bahwasanya, arti dari doa ini bukanlah untuk meramal nasib seseorang. Bahkan, gereja Katolik pun melarang adanya praktik meramal nasib. 

 

 

 

Bernovena merupakan suatu acara berdevosi kepada Tuhan. Jadi, tidak sama antara berdoa semacam ini dengan berdoa ketika ingin menyambut hari raya Natal atau Paskah bagi umat Kristiani selama 8 hari sebelum Natal atau di tanggal tertentu perayaan keagamaan umat Kristiani.  

 

  • Ada beberapa kategori yang mesti dipahami. Pertama, novena kedukaan dilaksanakan sebelum upacara pemakaman. Kedua, novena persiapan dilaksanakan untuk menyambut hari raya. 

 

 

Ketiga, novena permohonan dilaksanakan agar segala sesuatunya ada campur tangan Tuhan. Keempat, novena pertobatan dilaksanakan untuk menebus dosa. 

 

  • Tentukan intensi atau permohonan apa yang diinginkan sebelum berdoa. Sehingga, Anda bisa meminta petunjuk, mengucap rasa syukur, menyampaikan permohonan, guna mengambil keputusan. 

 

  • Tentukan jenis bacaan
  • Bacaan mana yang ingin Anda laksanakan. Karena, seperti pembahasan sebelumnya, ada banyak kategori sekaligus teks doa-doa yang perlu dipahami terlebih dahulu. 

 

 

 

Sering kali, masyarakat membaca bacaan berikut, novena Santo Yudas, novena Santa Teresia, novena Hati Kudus Yesus, atau lainnya. Jika belum tahu jenis mana yang Anda pilih, lebih baik tanyakan terlebih dahulu kepada biarawati atau pastor Katolik. 

 

 

  • Mendaraskan Doa

 

  • Jika ingin berdoa sesuai dengan tradisi gereja, Anda bisa melaksanakannya selama 9 hari berturut-turut. Pelaksanaannya minimal sehari sekali serta dalam waktu yang sama setiap harinya. Misalnya hari pertama Anda berdoa di jam 10.00, berarti hari kedua hingga kesembilan juga harus jam 10.00. 
  • Jika ingin harinya lebih singkat, maka doalah selama satu hari sebanyak 9 kali sekaligus. Dengan jarak berdoanya setiap satu jam. Jadi, misal mulainya pukul 09.00, maka doa kedua jam 10.00, ketiga jam 11.00, dan seterusnya hingga pukul 17.00 genap sembilan kali. 
  • Daraskan kepada Tuhan atau bisa melalui perantara orang kudus. Tidak harus diucapkan secara lisan, tetapi bisa dilakukan dalam hati, atau melalui tulisan. 
  • Bisa dilaksanakan secara mandiri (privat) atau secara komunal di gereja. Cara komunal ini biasanya dilaksanakan menjelang hari raya. Pun, jika ingin berjamaat tetapi di rumah, juga masih diperbolehkan. 
  • Menjaga konsistensi mulai dari awal hingga akhir. 

 

 

Bagaimana Jika Doa Novena Terputus?

Karena bernovena ini tidak ada aturan bakunya, tetapi alangkah lebih baik Anda giat atau bersungguh-sungguh dalam berdoa. Tuhan itu murah hati, tetapi jangan sampai Anda melalaikan kemurah  hatian Tuhan bahkan berdoa seenaknya. 

Jika dianalogikan, minta ini itu, banyak permintaannya. Tetapi, ketika berdoa justru sesukanya saja, tidak konsisten. Apakah Tuhan akan mengabulkan? Bisa jadi iya, bisa jadi tidak. Dan janganlah Anda jadikan kebiasaan buruk itu selalu dipelihara. Seimbangkan, jika banyak keinginan, berarti harus banyak berdoa dan menjaga konsistensi. 

Baca Juga : Cara Ekstrak File Rar Paling Mudah

Jika kelewat satu hari, tidak dianjurkan untuk mengulang dari awal. Namun, alangkah lebih baiknya, ulangi saja doa novena dari awal. Pun, jika ingin merapelnya, juga bisa. Misal, setiap harinya doanya pada pukul 5 pagi. Untuk selanjutnya juga harus pukul 5 pagi. Jika telat satu, maka Anda bisa merapelnya menjadi sehari dua kali, yakni pukul 5 pagi dan 5 sore guna menggantikan yang terlewat.